Foto : Ketua DPRK Aceh Pitriana Mugie dan DPC GMNI Saparua IB, sedang mengantar bantuan ke lokasi Banjir dan Tanah Longsor ke pelosok – Pelosok wilayah Aceh Tengah, dan ucapkan terimakasih terhadap semua pihak yang telah membantu meringankan beban masyarakat terdampak.
Takengon | Investigator. News. com- Pasca Bencana Banjir dan Longsor yang menimpa Aceh, khususnya Aceh Tengah yang telah memporak porandakan sejumlah desa di 14 wilayah Kecamatan. Pristiwa ini menyebabkan rusaknya rumaghl, hilangnya harta benda bahkan nyawa.
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie menyatakan terhadap hal tersebut, tentu Kita semua dalam kondisi berduka cita atas bencana dan musibah yang menimpa masyarakat Aceh Tengah.
“:Semoga diberikan ketabahan serta Kekuatan pada kita semua Dan Gayo segera cepat pulih dari semua sisi, dan atas nama Ketua DPRK Aceh Tengah, saya mengucapkan ribuan terimakasih terutama pada pemerintah Pusat, Bapak Presiden Prabowo, dan seluruh Jajaran Kementrian, mulai dari Kapolri, Panglima TNI serta Pemerintah Aceh Bapak Gubernur Mualem yang telah memberikan Kontribusi penuh untuk Pemulihan Aceh Khususnya Aceh Tengah” ucap Pitriana Mugi.
Sementara itu Saparuda. IB Ketia GMNI Aceh Tengah juga menyampaikan hal serupa dengan adanya uluran tangan dari Donatur dan orang yang dermawan sehingga kegelapan yang dirasakan oleh masyarakat diarea bencana mulai diterangi oleh saudara saudara yang sodagar, sehutnya.
Ketua GMNI berharap rasa kemanusiaan yang ditunjukan oleh donatur selama ini bisa menjadi penggerak bagi saudara-saudara kita yang belum tersentuh informasi di daerah kita, Aceh Tengah, jelasnya.
Kemudian para Relawan, Donatur semua elemen baik dari unsur Pejabat Negara hingga rakyat yang telah memberikan tenaga dan donasi atau sembako bagi masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Kami mengucapak ribuan terimakasih kepada semuanya, semoga apa yang disumbangkan dapat mengurangi beban masyarakat khususnya Aceh Tengah, sebut Ketua GMNI Aceh Tengah tersebut.
Dikesenpatan itu, Saparua mengharapkan bantuan lainnya kepada para donator, sebab terangnya , di Aceh Tengah masih terdapat 80 Desa masih terisolir, bahkan untuk Roda Dua saja masih sulit dilalui. Hal ini tentu menjadi beban moral untuk kita semua. Semoga nantinya masih banyak Donasi berdatangan untuk warga Aceh Tengah baik korban banjir/longsor serta masyarakat yang terdampak akibat jalur darat masih belum dapat dilalui. Pungkasnya. ( ***)
