Aceh Tengara- investigatornews.id-Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dinilai memberi manfaat langsung bagi petani di Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya dalam mendukung ketersediaan air untuk lahan pertanian.
Tokoh muda yang aktif memperhatikan sektor pertanian di Kecamatan Lawe Alas, Marham Jayadi, SP, mengatakan pembangunan jaringan irigasi merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat petani.
Menurut Marham, program pemerintah yang masuk ke daerah perlu didukung sekaligus diawasi agar pelaksanaannya berjalan sesuai petunjuk teknis dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Program pembangunan dari pusat ke daerah patut diapresiasi, terlebih program swakelola yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat. Dampaknya juga ikut dirasakan sektor jasa pengangkutan material, toko bangunan hingga usaha kos-kosan,” kata Marham.
Ia menilai keberadaan jaringan irigasi dapat membantu kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) memenuhi kebutuhan air pertanian sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan daerah.
Marham mengingatkan agar kritik terhadap pelaksanaan pembangunan tetap dilakukan secara objektif dan berdasarkan data.
“Yang benar kita dukung, yang salah diperbaiki. Kalau ada persoalan, mari diperiksa berdasarkan data dan aturan. Jangan sampai kritik justru menghambat program yang manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, setiap program pembangunan yang masuk ke Aceh Tenggara merupakan peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan harus dikawal. Yang baik kita dukung, kalau ada kekurangan kita koreksi, dan jika ada dugaan pelanggaran, periksa melalui mekanisme yang benar. Kepentingannya tetap masyarakat,” kata Marham.(***)
