Aceh Tengah- investigatornews.id- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Tengah mulai mematangkan langkah organisasi melalui konsolidasi calon pengurus yang digelar di SMEA Premium Takengon, Selasa (4/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan pembentukan kepengurusan sekaligus penyamaan visi dalam memperkuat organisasi perusahaan media siber di Aceh Tengah.
Sekretaris Jenderal SMSI Aceh Tengah, Yusra Amri, mengatakan konsolidasi merupakan tahapan penting untuk membangun fondasi organisasi yang solid sebelum menjalankan berbagai program kerja.
“Pertemuan ini adalah meneruskan langkah konsolidasi untuk kita sebagai pengurus yang akan membangun organisasi ini,” ujar Yusra. Ia menyebutkan, sedikitnya 14 perwakilan perusahaan media telah menyatakan kesiapan bergabung dalam kepengurusan SMSI Aceh Tengah.
Menurut Yusra, organisasi hanya dapat berkembang apabila dibangun di atas semangat kebersamaan, silaturahmi, dan kesamaan tujuan.
“Pertemuan ini bukan hanya menyusun agenda organisasi, tetapi juga menyelaraskan langkah agar seluruh pengurus memiliki rasa memiliki terhadap organisasi,” katanya.
Ketua SMSI Aceh Tengah, Jurnalisa, menegaskan organisasi harus dijalankan secara kolektif dengan menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab setiap anggota.
“SMSI bukan milik pribadi. Organisasi ini hanya akan kuat jika setiap pengurus memiliki tanggung jawab, mematuhi aturan organisasi, dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa SMSI merupakan organisasi perusahaan media sebagaimana ditegaskan Ketua Umum SMSI Pusat, sehingga pola pikir anggotanya harus diarahkan pada penguatan usaha media dan pengembangan kemitraan.
Meski demikian, Jurnalisa menilai orientasi bisnis tidak boleh mengurangi fungsi pers sebagai pilar demokrasi.
“Sebagai perusahaan media, kita harus mampu membangun usaha yang sehat. Namun, fungsi kontrol sosial tetap menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kerja jurnalistik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, peserta juga merefleksikan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang sebelumnya diselenggarakan SMSI Aceh Tengah di Takengon. Menurut Jurnalisa, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap peran pers dalam menjaga demokrasi sekaligus memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui konsolidasi ini, SMSI Aceh Tengah berharap mampu membangun organisasi perusahaan media yang profesional, mandiri, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas ekosistem pers dan industri media siber di Kabupaten Aceh Tengah.(***)
