Pria Diduga Bernama Yul Hakim Meninggal di RSUD Datu Beru, Keluarga atau Kerabat Diminta Segera Menghubungi Pihak Rumah Sakit

Aceh Tengah- investigatornews.id-Seorang pria paruh baya yang tercatat dengan nama Yul Hakim (45) meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Datu Beru Takengon pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Hingga saat ini, jenazah almarhum masih berada di ruang jenazah RSUD Datu Beru karena pihak rumah sakit belum berhasil menemukan atau menghubungi keluarga maupun kerabat yang bersangkutan.

Informasi tersebut disampaikan oleh petugas rumah sakit yang menangani proses administrasi dan penanganan jenazah. Berdasarkan data yang tersedia, pasien sebelumnya masuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 23.00 WIB setelah diantar oleh sejumlah warga dari kawasan Paya Ilang, Takengon.

Kepala Ruangan ICU RSUD Datu Beru, Ramadaini, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pasien tercatat atas nama Yul Hakim dan mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur yang berlaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pasien diketahui mengalami gangguan kesehatan berupa infeksi paru-paru.

“Pasien masuk melalui IGD dan telah mendapatkan pelayanan medis sesuai standar yang berlaku di rumah sakit. Namun hingga saat ini identitas lengkap serta alamat keluarga yang dapat dihubungi belum diketahui secara pasti,” ujarnya.

Pihak rumah sakit terus berupaya menelusuri informasi terkait identitas dan keberadaan keluarga almarhum. Upaya tersebut dilakukan agar proses penyerahan jenazah dapat berlangsung sesuai ketentuan dan menghormati hak keluarga.

RSUD Datu Beru juga mengimbau masyarakat yang merasa mengenali ciri-ciri almarhum atau mengetahui keberadaan keluarganya agar segera menyampaikan informasi kepada pihak rumah sakit. Informasi dari masyarakat dinilai sangat membantu dalam mempercepat proses pencarian keluarga.

Selain itu, rumah sakit menegaskan bahwa penyampaian informasi ini merupakan bentuk pelayanan publik dan kepedulian kemanusiaan agar jenazah dapat segera diterima oleh pihak keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas, alamat, maupun keluarga almarhum dapat langsung mendatangi ruang jenazah RSUD Datu Beru atau menghubungi petugas rumah sakit untuk melakukan verifikasi data.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pihak keluarga yang datang ke rumah sakit maupun memberikan konfirmasi terkait hubungan kekerabatan dengan almarhum. Pihak RSUD Datu Beru berharap informasi ini dapat tersebar luas sehingga keluarga atau kerabat yang bersangkutan segera memperoleh kabar dan dapat mengurus proses penjemputan jenazah sesuai prosedur yang berlaku.(***)