Aceh Tengah- investigatornews.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda kawasan Pasar Jagong Jeget, Kampung Jeget Ayu, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 11.35 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, ST, saat berada di posko penanganan mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, kebakaran berdampak pada sekitar 90 unit ruko, toko dan kios dengan 72 kepala keluarga (KK) terdampak.
“Korban jiwa tidak ada. Namun, dua warga mengalami luka dan telah dirujuk ke RSUD Datu Beru Takengon,” ujar Andalika.
Menurutnya, pemerintah daerah langsung mengerahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memberikan bantuan masa panik berupa bahan makanan dan kebutuhan sandang kepada warga terdampak.
Selain bantuan logistik, pemerintah juga menyalurkan bantuan uang secara simbolis. BPBD memberikan Rp2 juta dan Baitul Mal Rp2,5 juta, sehingga total bantuan awal mencapai Rp4,5 juta per keluarga.
“Insya Allah, bantuan kepada 72 KK terdampak akan diberikan seluruhnya besok pagi,” kata Andalika.
Pemkab Aceh Tengah juga telah mendirikan sejumlah posko. Dinas Sosial menyiapkan dapur umum, Dinas Kesehatan membuka posko kesehatan, sedangkan BPBD menyiapkan posko data dan informasi.
Andalika mengatakan, pemerintah daerah akan memastikan pelayanan bagi korban tetap berjalan di lokasi. Hal itu dilakukan menyusul arahan Bupati Aceh Tengah agar BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan instansi terkait tetap siaga.
Sementara itu, kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Namun, berdasarkan perhitungan sementara terhadap bangunan dan harta benda yang terbakar, kerugian diperkirakan lebih dari Rp5 miliar.
“Kerugian dari seluruh bangunan yang terdampak dan harta benda yang hangus kurang lebih di atas Rp5 miliar, bahkan bisa lebih,” ujar Andalika.
Hingga malam ini, penanganan pascakebakaran masih berlangsung di posko. Pendataan korban, kerugian, kebutuhan bantuan serta pelayanan kesehatan terus dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait.(***)
