Instruksi Bersih-Bersih Bupati Haili Yoga Diabaikan, Sampah Rehab Menumpuk Sebulan di Depan BKPSDM

Aceh Tengah- investigatornews.id- Instruksi Bupati Aceh Tengah Haili Yoga agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kantor justru berbanding terbalik dengan kondisi di depan Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Tengah.

Pantauan wartawan pada Senin (17/8/2026), material sisa pekerjaan rehabilitasi ruangan kantor BKPSDM Aceh Tengah masih terlihat menumpuk di bagian depan kantor. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung kurang lebih satu bulan.

Lebih memprihatinkan, tumpukan material tersebut berada di pinggir jalan, tepat di area pintu keluar kantor, sehingga keberadaannya bukan hanya mengganggu kerapian lingkungan kantor, tetapi juga tampak jelas oleh masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas.

Tumpukan itu terdiri atas pecahan batu bata, sisa semen, papan, tripleks, pipa bekas instalasi listrik, plastik serta berbagai material lainnya yang diduga merupakan sisa pekerjaan rehabilitasi bangunan.

Material bekas tersebut belum terlihat dipindahkan atau dibersihkan secara menyeluruh. Akibatnya, area yang seharusnya menjadi akses keluar kantor justru terlihat dipenuhi material bekas pekerjaan.

Kondisi itu dinilai tidak elok dipandang, terlebih lokasi tumpukan berada di bagian depan dan dekat akses jalan. Sebagai kantor pemerintahan, lingkungan BKPSDM semestinya memberikan kesan tertib, bersih dan terawat kepada masyarakat yang datang maupun pengguna jalan yang melintas.

Ironisnya, kondisi tersebut terjadi ketika Bupati Aceh Tengah Haili Yoga tengah mendorong seluruh SKPK untuk melakukan gerakan bersih-bersih dan menjaga lingkungan perkantoran.

Ketidaksesuaian antara instruksi pimpinan daerah dengan kondisi di lapangan pun menjadi pertanyaan. Apakah tumpukan material tersebut luput dari pengawasan pimpinan BKPSDM, atau memang belum ada langkah serius untuk segera membersihkannya?

Bukan sekadar persoalan estetika, material konstruksi yang dibiarkan menumpuk di pinggir jalan dan dekat pintu keluar kantor juga berpotensi mengganggu kenyamanan serta akses keluar-masuk apabila tidak segera ditata.

Kondisi tersebut semakin kontras di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Saat masyarakat dan berbagai instansi berupaya mempercantik lingkungan dalam menyambut hari kemerdekaan, halaman kantor pemerintahan justru masih terlihat dipenuhi sisa material rehabilitasi.

Publik tentu berharap instruksi Bupati Aceh Tengah tidak berhenti sebagai imbauan, tetapi benar-benar dilaksanakan oleh seluruh SKPK. Sebab, kebersihan dan kerapian kantor pemerintahan merupakan bagian dari wajah pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

BKPSDM Aceh Tengah perlu memberikan penjelasan mengenai tumpukan material tersebut, termasuk alasan mengapa sisa pekerjaan rehabilitasi dibiarkan selama kurang lebih satu bulan di depan kantor, tepat di sekitar akses pintu keluar dan pinggir jalan.

Jika pekerjaan rehabilitasi telah selesai, pembersihan material sisa pekerjaan semestinya segera dilakukan agar lingkungan kantor kembali tertata dan tidak mengganggu pemandangan maupun akses masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak BKPSDM Aceh Tengah terkait keberadaan tumpukan material tersebut.(***)