Di Tengah Krisis Sembako, Relawan Pemuda Gayo Salurkan 23 Ton Beras Haji Subar untuk Warga Aceh Tengah

Aceh Tengah- investigatornews.id-Ketika harga kebutuhan pokok melambung dan distribusi bantuan belum sepenuhnya menjangkau rakyat, secercah harapan datang dari aksi kemanusiaan. Relawan Pemuda Gayo Aceh Tengah menyalurkan 23 ton beras bantuan dari Haji Subarni dan keluarga kepada masyarakat terdampak di berbagai pelosok wilayah Aceh Tengah, ini sebuah langkah nyata di tengah krisis sembako yang masih membelit warga.

Bantuan tersebut disalurkan ke lebih dari lima kecamatan dan puluhan desa yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh bahan pangan pokok. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh tim Relawan Pemuda Gayo bersama Relawan Keluarga H. Subarni agar bantuan tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Ketua Relawan Pemuda Gayo Aceh Tengah, Aramiko Aritonang, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial keluarga Haji Subarni terhadap kondisi masyarakat Aceh Tengah yang saat ini berada dalam tekanan ekonomi berat.

“Bantuan 23 ton beras ini adalah bentuk kepedulian nyata Bapak Haji Subarni dan keluarga kepada masyarakat Aceh Tengah. Kondisi lapangan menunjukkan masih banyak warga yang kesulitan mendapatkan sembako, khususnya beras,” ujar Aramiko kepada wartawan, Selasa (23/12/2025).

Adapun wilayah penerima bantuan meliputi;

Kecamatan Bintang: Kala Segi, Linung Bulen I–II, Genduren, Telpam, Kejuruan Siah Utama

Kecamatan Lut Tawar: Toweran, Kenawat, dan empat desa lainnya

Kecamatan Kebayakan: Mendale, Jongok Meluem, Kala Lengkio

Kecamatan Linge: Gemboyah, Alur Item, Delung Sekinel, Wih Dusun Jamat, Reje Payung, Kute Reje

Kecamatan Ketol: Bur Lah, Kekuyang, Seling

Aramiko menegaskan bahwa meskipun distribusi telah berjalan di sejumlah wilayah, masih banyak masyarakat Aceh Tengah yang belum tersentuh bantuan dan sangat membutuhkan dukungan lanjutan.

“Kami masih berharap bantuan ini dapat terus berlanjut, karena fakta di lapangan menunjukkan banyak keluarga yang belum mendapatkan bantuan pangan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.

Ia juga mengajak para dermawan, pelaku usaha, dan semua pihak untuk ikut mengambil peran dalam membantu rakyat Aceh Tengah melewati masa sulit ini.

“Solidaritas sosial hari ini menjadi penentu apakah rakyat mampu bertahan menghadapi krisis pangan yang sedang mereka alami,” tutup Aramiko.(***)