GMNI Tegas Minta Gubernur Copot Kadis PUPR Aceh

Poto : Ketua GMNI Aceh Tengah Saparuda, IB

Takengon | Investigator. News- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) DPC Aceh Tengah sangat menyesalkan sikap PUPR Aceh yang cenderung tidak melihat wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues
Pasca Bencana Aceh – Sumut wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah terisolasi hampir 3 pekan yang berakibat masyarakat wilayah tengah di habisi secara ekonomi serta kerugian baik secara hasil komoditi maupun hasil cabe unggulan petani di beberapa daerah.

Selain itu, Ditambah lagi pasca bencana banyak desa yang terdampak sampai terisolir

Saparuda menjelaskan PUPR Provinsi telah gagal menjalankan amanah publik. Ia menilai pimpinan dinas tidak bertanggung jawab, Kinerja kadis PUPR Aceh sangat lambat dalam hal penanganan ruas jalan yang berada di wewenang provinsi, hal ini terlihat dari tinjauan kami di lapangan serta.

Saparuda menambahkan khusus di jalan-jalan provinsi yang berada di Kabupaten Aceh Tengah tidak ada satu pun alat berat dari dinas PUPR Aceh yang bekerja, kami mendapati hanya alat berat dari PUPR dan BPBD Aceh Tengah yang bekerja dengan alat seadanya, seharusnya PUPR Aceh Hadir untuk memulihkan akses jalan di wilayah Aceh Tengah tandasnya.

Kami minta Gubernur segere copot kadis PUPR Aceh serta mengevaluasi tubuh PUPR Aceh, kami menilai beliau tidak bisa bekerja untuk Aceh, dan diketahui ada 6 desa yang masih terisolir dikarenakan ruas jalan Provinsi (Bintang- Sp.Kraf) belum di perbaiki tutupnya. (***)