Poto : 6 Reje Kecamatan Linge, yang harus siap dan peduli bekerja di tengah bencana.
Takengon| Investigator. News – Di tengah situasi kebencanaan yang masih melanda sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si tetap melaksanakan pelantikan enam reje di wilayah Kecamatan Linge. Pelantikan berlangsung secara sederhana namun khidmat di Aula Kantor Camat Linge, Senin (15/12/2025).
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor 141/706/DPMK/2025 tanggal 30 Oktober 2025 tentang pengangkatan reje kampung. Dalam suasana penuh keprihatinan akibat bencana, Bupati menegaskan bahwa roda pemerintahan kampung harus tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.
Sebelum pelantikan, para reje yang akan dilantik diminta menyerahkan Al-Qur’an sebagai simbol amanah dan tanggung jawab moral. Usai prosesi, Bupati Haili Yoga menyampaikan pesan khusus agar para reje rajin membaca Al-Qur’an serta mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai keimanan, terutama di tengah musibah.
“Saya terima amanah ini. Bapak-bapak reje harus rajin membaca Al-Qur’an dan mengajak masyarakatnya. Di tengah bencana, kita perlu kekuatan iman dan kebersamaan”, kata Bupati.
Bupati menginstruksikan kepada seluruh reje yang baru dilantik agar langsung bekerja dan memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, jabatan reje bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar untuk melindungi dan melayani masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati juga mengingatkan agar reje tidak sembarangan mengganti aparatur kampung, khususnya kader-kader seperti ibu kader. Ia menegaskan bahwa membina kader membutuhkan proses panjang dan tidak mudah.
“Jangan coba-coba mengganti aparatur kampung tanpa alasan jelas. Mendidik kader itu berat, bertahun-tahun prosesnya. Jangan merusak yang sudah baik”, tegasnya.
Selain itu, Bupati juga meminta para reje untuk tidak membuka aib kepemimpinan sebelumnya. Menurutnya, setiap manusia memiliki kekurangan dan tugas pemimpin adalah melanjutkan hal-hal baik demi kemajuan kampung.
Bupati Haili Yoga juga menekankan pentingnya bekerja berbasis data. Ia menyampaikan bahwa pengambilan kebijakan harus didasarkan pada data yang akurat dan detail, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait tata kelola pemerintahan yang efektif.
“Bekerjalah menggunakan data, saya terus mengawal data dan bapak reje harus mengetahui kondisi kampungnya secara detail, ini juga arahan Bapak Presiden saat berkunjung saya satu mobil dengan Bapak Presiden mengarahkan data detail modal bekerja”, ungkapnya.
Adapun enam reje yang dilantik yaitu Erman Sahri sebagai Reje Kampung Kute Riyem, Sudirman sebagai Reje Kampung Delung Sekinel, Sulaiman Jamal sebagai Reje Kampung Simpang Tiga Uning, Sulaiman sebagai Reje Kampung Ise-Ise, Anuarsyah sebagai Reje Kampung Kemerleng, dan Indra Efendi sebagai Reje Kampung Antara.
Menutup arahannya, Bupati mengucapkan selamat kepada para reje yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat melayani masyarakat, khususnya di tengah kondisi kebencanaan yang membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan peduli.
( Ril/Man)
