Foto : KDM kunjungi Pasar Paya Ilang untuk belanja, penggemar menyapanya.
Takengon | Investigator. News – Bentuk kepedulian Dedi Mulyadi sebagai anak bangsa dan rasa empatinya untuk mengunjungi daerah Gayo -Aceh Tengah yang sedang berduka akibat dilanda Bencana Hidrometrologi.
Salah satu bentuk keperduliannya ditanoh gayo, khusunya mengunjungi pusat perbelanjaan yang dikhabarkan sudah hampir tak ada orang yang berjualan akibat menipisnya stok barang karena tidak ada pasokan dari luar daerah.
Ia, ingin memastikan kehidupan masyarakat diseputar kota Takengon, yang juga dampak dari pada bencana, dimana barang sembako hampir tak ada, seperti beras, minyak makan, gula, gas LPG 3 kg, bahan bakar minyak ( BBM) dan keperluan lainnya.
Dari orang dekatnya, informasi diperoleh beberapa orang yang hendak pulang ke Jawa Barat diberikannya tiket pesawat untuk pulang bertemu dengan keluarga, karena sudah cukup lama berada di kota dingin Aceh Tengah.
Kang Mul, juga membawa bantuan kepada masyarakat Aceh yang sedang musibah terutama di daerah-daerah terisolir, bantuan tersebut diserahkan kepada pemerintah daerah untuk didistribusikan kepada yang berhak menerimanya, terangnya kepada awak media ini, Sabtu (13/12/2025).
Tentu, tibanya sang tokoh legendaris tik tok dan Gubernur Jawa Barat itu, mendapat sambutan dari ibu- ibu dan penggemarnya, ada yang berlagak jadi persis bak wartawan, ada pula yang ingin sekedar berjabat tangan bahkan berphoto bersama dan lain sebagainya.
Kehadiran KDM ke daerah bencana kali ini, membangkitkan semangat dari warga yang musibah untuk dapat bangkit kembali seperti sedia kala.
Apakah kehadiran KDM ke Gayo merupakan rangkaian dari pada kehadiran bapak Presiden dan sejumlah pejabat penting lainnya, wuallahuaklam bil sawab, yang terpenting adalah KDM juga peduli dengan apa yang menimpa daerah kita.
seorang ibu yang enggan ditulis namanya menyatakan pak Dedi Mulyadi hadir ketengah masyarakat Gayo, bukan ingin cari pencitraan tetapi ia hadir ke Gayo tulus ingin melihat dan membantu rakyat Gayo bangkit dari keterpurukan, terang ibu tersebut.
Sementara itu, pihak media ini belum dapat mengkonfirmasi secara langsung Gubernur provinsi Jawa Barat tersebut, hingga diterbitkannya berita ini. ( ***)
