Data Korban Kebakaran Jagong Jeget Bertambah, BPBD Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Aceh Tengah- investigatornews.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah akan memverifikasi ulang data korban kebakaran Pasar Jagong Jeget, menyusul adanya penambahan jumlah dalam pendataan yang dilakukan pemerintah kampung.

Kalaksa BPBD Aceh Tengah, Andalika, ST, mengatakan verifikasi diperlukan untuk memastikan warga yang tercatat benar-benar terdampak kebakaran dan memenuhi syarat menerima bantuan masa panik.

“Data korban dibuat dan dikeluarkan oleh reje kampung yang diketahui pihak Polsek, Danramil dan camat setempat. Namun, karena ada penambahan jumlah, nanti kita cek kembali keakuratannya,” ujar Andalika saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/8/2026).

Mengenai data jumlah penambahan silahkan konfirmasi ke pihak kecamatan,ataupun reje setempat, supaya lebih tepatnya nanti.

Menurut dia, pengecekan data nanti dilakukan untuk membedakan warga yang menjadi korban kebakaran dengan mereka yang hanya memiliki tempat usaha atau lapak jualan di kawasan tersebut.

“Jangan nanti kita memberikan bantuan tidak tepat sasaran,” katanya.

Terkait bantuan masa panik, Andalika memastikan warga yang masuk dalam data korban dan memenuhi persyaratan akan mendapatkan bantuan. Pemerintah daerah juga telah menyediakan sejumlah fasilitas di lokasi, antara lain posko, layanan kesehatan dan dapur umum.

“Semua akan diberikan bantuan masa panik,” ujar Andalika.

Fasilitas penanganan darurat tersebut, kata dia, masih akan beroperasi selama tujuh hari masa panik.

Sementara untuk pemulihan setelah masa darurat, pemerintah daerah akan mengupayakan pengusulan pembangunan kembali pasar yang terdampak kebakaran. Adapun penanganan terhadap rumah warga yang terbakar akan menjadi pembahasan tersendiri.

Andalika menegaskan, pendataan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan berikutnya. Selain memastikan bantuan tepat sasaran, data tersebut diperlukan sebagai dasar pemerintah dalam menentukan kebutuhan pemulihan korban.

BPBD juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber-sumber api di lingkungan rumah maupun tempat usaha.

“Kami menyarankan masyarakat, khususnya warga Aceh Tengah, yang ingin meninggalkan rumah maupun saat berada di rumah agar selalu menjaga sumber api yang dapat menyebabkan kebakaran, seperti kompor dan listrik,” kata Andalika.(***)