Aceh Tengah- investigatornews.id- Akses jalan penghubung Pondok Balik menuju Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terancam rusak parah bahkan berpotensi putus akibat longsor yang terus meluas. Kondisi ini dipicu oleh aliran air drainase yang diarahkan langsung ke bibir reruntuhan, sehingga mempercepat pengikisan tanah di sekitar badan jalan.
Ketua Forum Reje se-Kabupaten Aceh Tengah, Wahid, menegaskan bahwa penanganan drainase yang tidak tepat justru memperparah kondisi longsor di lokasi tersebut.
“Penyebab utamanya aliran air drainase yang diarahkan ke bibir reruntuhan. Ini sangat tidak tepat dan akan memperparah longsor. Kalau dibiarkan, tanah di bagian lain akan terus tergerus dan membahayakan badan jalan,” ujar Wahid, Selasa (20/01/2026).
Menurutnya, kondisi longsor saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, bahkan tanah yang tergerus hampir menyentuh badan jalan. Jika tidak segera ditangani, jalan tersebut berpotensi amblas dan mengganggu mobilitas warga antar-kecamatan.
Wahid berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah teknis yang tepat, terutama dengan memperbaiki sistem drainase dan mengalihkan aliran air ke jalur yang lebih aman serta tidak melewati area tanah yang rentan longsor.
“Solusinya jelas, drainase harus diperbaiki. Jangan lagi mengalirkan air ke bibir reruntuhan karena itu sama saja mempercepat kerusakan. Air harus dialihkan ke bagian tanah yang lebih stabil,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun layanan kesehatan. Penanganan yang lambat dikhawatirkan akan menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
Forum Reje se-Kabupaten Aceh Tengah meminta Dinas terkait dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah segera turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan serta penanganan darurat sebelum kondisi semakin memburuk.(***)
