Polri–TNI Bersatu Pulihkan Aceh Tengah, Akses Jalan Nasional dan Rumah Warga Kembali Normal Pasca Bencana

Aceh Tengah- investigatornews.id- Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah terus menunjukkan komitmen nyata dalam pemulihan wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Hingga Sabtu, 3 Januari 2026, upaya pemulihan dilakukan secara masif dan serentak di delapan kecamatan dengan melibatkan personel Polri, TNI, dan masyarakat.

Personel Polsek jajaran Polres Aceh Tengah yang didukung BKO Brimob Polda Aceh, bersinergi dengan TNI serta warga setempat, melaksanakan gotong royong membersihkan rumah warga, fasilitas umum, serta membuka kembali akses jalan vital yang terdampak bencana di Kecamatan Silih Nara, Lut Tawar, Bintang, Pegasing, Kute Panang, Rusip Antara, Ketol, dan Linge.

Di Kecamatan Silih Nara, petugas membersihkan rumah dan pekarangan warga di Lorong Guci, Kampung Burni Bius, guna mempercepat pemulihan hunian agar kembali layak ditempati. Di Kecamatan Lut Tawar, kegiatan serupa dilakukan di rumah warga milik Abd Rahman, Kampung Kenawat, yang terdampak lumpur sisa banjir.

Sementara di Kecamatan Bintang, personel Polsek bersama BKO Brimob membersihkan fasilitas kesehatan Polindes Kampung Genuren dari timbunan lumpur dan kayu akibat longsor. Kegiatan berlangsung bertahap mengingat kondisi material yang cukup tebal dan keterbatasan peralatan.

Gotong royong juga dilaksanakan di Kecamatan Pegasing dengan fokus membuka ruas jalan Dusun Luang yang kembali tertutup material banjir. Di Kecamatan Kute Panang, aparat dan masyarakat Kampung Lukup Sabun Barat membersihkan jalan dari material longsor, pohon tumbang, dan parit tersumbat.

Di Kecamatan Rusip Antara, personel Brimob bersama Polsubsektor setempat melakukan pembersihan material longsor di ruas Jalan Nasional Genting Gerbang–Pameu serta sterilisasi aliran air di Kampung Rusip, Dusun Daling, sebagai langkah antisipasi longsor susulan.

Tak kalah penting, di Kecamatan Ketol aparat membuka kembali akses menuju tempat pembuangan sampah yang sebelumnya tertutup material longsor. Sedangkan di Kecamatan Linge, sinergi Polsek Linge, TNI Yonif TP 856/SBS, dan Babinsa Koramil 05 Linge membersihkan rumah-rumah warga di Kampung Pantan Nangka, Dusun Binje.

Respons cepat juga ditunjukkan personel Polsek Linge dan BKO Brimob dengan membersihkan longsor susulan di Jalan Lintas Nasional Takengon–Blang Kejeren, tepatnya di STA 26 Kampung Kute Baru. Berkat kerja sama lintas sektor, akses jalan nasional kini kembali dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan pemulihan pascabencana sekaligus bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tidak merasa sendiri. Polri bersama TNI dan masyarakat akan terus bergotong royong hingga kondisi benar-benar pulih. Ini bukan hanya tugas, tetapi panggilan kemanusiaan,” ujar Kapolres.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dapat memperkuat ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di masa mendatang.(***)