Cepat Akses di buka, Bebaskan Wilayah Tengah Aceh dari Musibah Kelaparan 

Foto : Tgk. Nasri Lisma  Tokoh Masyarakat Dataran Tinggi Gayo. 

 

Dataran Tinggi Gayo | Investigasi News- Musibah banjir bandang dan tanah longsor, telah mengancam negeri antara terjadi musibah paling mengerikan yakni kelaparan yang dapat menambah sederetan persoalan di tambah lagi hantaman gempa seakan mempercepat meletusnya gunung api ( burni telong) yang berada di kawasan hutan tersebut.

 

Dampak dari banjir bandang dan tanah longsor, telah menghilangkan / memutuskan aksen dari pada jalan nasional, listrik dan komunikasi sehingga mempersulit semua hal di wilayah ini.

 

Berbagai kebutuhan terputus, mulai dari roda pemerintahan, ekonomi dan pendidikan serta kebutuhan lainnya.

 

Untuk ini, pemerintah daerah telah melaporkannya ke pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi Aceh, sehingga kehadiran pemerintah pusat merupakan satu – satunya solusi untuk memperbaiki semua itu hingga kepemulihan kembali ke situasi normal.

 

BNPB Pusat sebagai kendali dalam masa- masa darurat, pemulihan hingga ke rehab rekon berbagai dampak yang ditimbulkan.

 

Belum lagi, terhadap manusianya baik yang masih dalam keadaan truma dan terganggu kesehatannya.

” Ini harus diatur secara terkoordinasi, terencana, terarah dan berkesinambungan, agar tidak ada hal yang dapat memunculkan persoalan baru dan ketidak adilan, harus satu komando agar penanganananya tidak terpecah – pecah” Ungkap Nasri Lisna tokoh masyarakat Gayo.

 

Pihak BNPB harus melihat dan menerima saran dan pendapat dari masyarakat baik terdampak langsung maupun tidak, apalagi situasi menjelang puasa ramadhan, terangnya.

 

Kembali, kepokok persoalan, terputusnya akses yang menjadi fokus pihak dinas terkait, ini harus mendapat penanganan secara konperhensip agar terdapat rasa tanggung jawab, baik secara materi maupun nonmateri.

” Laporkan kejajaran dan ke publik setiap progres yang telah ditempuh agar masyarakat dapat membantunya, walaupun dengan seteguk air, sembari menyatakan walau dirinya dan para ulama Aceh Tengah hanya dapat berdo’a, semoga para pemimpin Negeri ini, sehat wal afiat ” Pungkas Nasri lisma.

( ***)