Terobos Lumpur & Longsor, Wabup Aceh Tengah Tinjau Wilayah Terisolir: 14 Titik Longsor, Warga Pantan Jerik Masih Terancam

Aceh Tengah- investigatornews.id– Di tengah akses jalan yang hancur dan wilayah yang masih terisolir pasca banjir bandang, Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP, menembus lumpur dan material longsor menggunakan sepeda motor saat meninjau langsung Kampung Bergang, Karang Ampar, hingga Pantan Reduk, Kecamatan Ketol, Rabu (24/12/2025).

Kondisi di lapangan menunjukkan situasi darurat yang belum sepenuhnya tertangani. Jalur utama dari Jembatan Ayun menuju Karang Ampar masih terputus di 14 titik longsor, dengan 5 titik longsor berat yang hingga kini menghambat distribusi logistik dan mobilitas warga.

Sementara itu, di Dusun Pantan Jerik, dampak bencana semakin memperlihatkan wajah krisis kemanusiaan. Sedikitnya 20 kepala keluarga masih hidup dalam keterisolasian. Warga melaporkan 1 orang hilang yang belum ditemukan, 8 rumah hanyut, dan 1 menasah luluh lantak disapu arus sungai.

Dalam kunjungannya, Muchsin memastikan bahwa sebuah alat berat milik warga akan segera dikerahkan untuk membuka akses jalan.

Skema darurat disiapkan Dinas PUPR Aceh Tengah menanggung biaya sewa, WWF menyuplai BBM, dan masyarakat setempat menjadi operator.

“Kami tidak tinggal diam. Pemerintah akan terus berusaha membuka keterisoliran wilayah ini secepatnya,” tegas Muchsin di hadapan warga.

Kunjungan ini menjadi alarm keras bahwa penanganan pasca-bencana belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah terdampak. Pemerintah daerah berjanji akan menindaklanjuti hasil monitoring ini melalui rapat evaluasi penanganan bencana dalam waktu dekat.(***)