Penyaluran Daging Meugang Bantuan Presiden RI Tepat Sasaran dan Menjangkau 295 Kampung

Aceh Tengah- investigatornews.id-Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah memberikan penjelasan resmi terkait pelaksanaan penyaluran daging meugang bantuan Presiden Republik Indonesia yang telah didistribusikan kepada masyarakat di seluruh wilayah kabupaten tersebut. Program ini dilaksanakan berdasarkan arahan pemerintah pusat melalui surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat pascabencana hidrometeorologi.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah, Ir. Nasrun Liwanza, MM, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan penyaluran bantuan tersebut dipercayakan kepada Dinas Pertanian melalui bidang peternakan, sesuai dengan kewenangan teknis yang dimiliki instansi tersebut.

“Penyaluran daging meugang ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden RI yang pelaksanaannya mengacu pada surat dari Mendagri. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Aceh Tengah melalui bidang peternakan,” ujar Nasrun Liwanza saat memberikan keterangan kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (26/02/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan keputusan bersama yang telah ditetapkan, bantuan tidak hanya diberikan kepada masyarakat dengan kategori terdampak berat akibat bencana hidrometeorologi, tetapi diperluas kepada seluruh kepala keluarga (KK) di Kabupaten Aceh Tengah. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi daerah yang sempat mengalami gangguan akses distribusi logistik selama hampir satu bulan akibat bencana.

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan keterbatasan pasokan kebutuhan pokok sehingga dampaknya dirasakan secara luas oleh masyarakat, tanpa memandang status sosial maupun ekonomi.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pertanian Aceh Tengah, Iwan Sejahtera, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan di lapangan dilakukan sesuai prosedur teknis dan pengawasan yang berlaku. Tim dari bidang peternakan bersama tenaga kesehatan hewan diterjunkan langsung ke seluruh wilayah guna memastikan kelayakan hewan sebelum disembelih.

“Tim turun langsung ke 295 kampung untuk melakukan pengukuran bobot sapi maupun kerbau serta pemeriksaan kesehatan hewan. Hal ini dilakukan untuk memastikan hewan yang disalurkan memenuhi standar kesehatan dan layak konsumsi,” jelasnya.

Ia menambahkan, mekanisme distribusi dilakukan dengan menyerahkan satu ekor sapi atau kerbau kepada setiap kampung (desa). Proses penyembelihan dilaksanakan di tingkat kampung dengan melibatkan aparatur desa dan masyarakat setempat, kemudian daging dicincang dan dibagikan secara merata kepada warga.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Hulfah, M.P., turut memastikan bahwa seluruh tahapan telah melalui pemeriksaan kesehatan hewan guna menjamin keamanan pangan bagi masyarakat penerima bantuan.

Dinas Pertanian Aceh Tengah menyatakan bahwa hingga akhir pelaksanaan, distribusi bantuan telah menjangkau seluruh 295 kampung tanpa ada wilayah yang terlewatkan. Pemerintah daerah juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Nasrun Liwanza menyampaikan terima kasih kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, reje (kepala desa), serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam proses penyaluran bantuan sehingga berjalan tertib dan lancar.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menegaskan bahwa program bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat pascabencana, sekaligus memastikan tradisi meugang tetap dapat dirasakan oleh masyarakat secara merata.

Sebagai bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas, pemerintah daerah juga membuka ruang evaluasi serta masukan dari masyarakat guna penyempurnaan pelaksanaan program serupa di masa mendatang.(***)