Poto : Sejumlah alat berat sedang bekerja memperbaiki ruas Jalan Eks. PT. KKA – Aceh Utara ( 14/12) Dok. Ist.
Redelong | Investigator. news – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Petanaan Ruang ( PUPR) Bener Meriah Al- Fahmi, ST. M. Si menyatakan diperkirakan ruas jalan eks. PT. KKA – Aceh Utara, akan tembus dan dapat dilalui oleh kenderaan roda dua maupun roda empat, hari Rabu, 17/12 mendatang. Hal itu dipastikan ya ketika meninjau ruas jalan yang terputus akibat banjir dan tanah longsor serta jembatan putus pada jalan tersebut, Senin (15/12/2025).
Menurut Fahmi ruas jalan eks. KKA – Aceh Utara salah satu jalan alternatif yang bisa mempercepat akses Bener Meriah kedaerah Aceh Utara, maka untuk itu ruas ini yang terlebih dahulu kita prioriataskan, katanya.
Saat ini, ungkapnya, sudah ada beberapa alat berat yang sedang bekerja di ruas jalan tersebut baik dari pemerintah daerah, bantuan Grup Sany, Pemerintah Provinsi dan alat berat dari pasukan Zipur, ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRA Mohd. Saleh membenarkan hal tersebut, dirinya sempat melakukan pemantauan kelapangan, ucapnya Minggu, 14/12 , kemaren.
Dikatakannya, masyarakat Bener Meriah dan Aceh Tengah saat ini, sedang terancam kelaparan bila satu- satunya akses ini belum di buka, alamat kita kelaparan semua, lanjutnya.
” Jadi kita sangat mengharapkan kerjasama semua pihak baik pemerintah, TNI dan Polisi serta masyarakat, mempercepat akses jalan eks. KKA ini, agar barang – barang kebutuhan sembako dapat segera masuk begitu juga hasil produksi rakyat seperti cabe, kol dan tanaman lainnya dapat dipasarkan keluar daerah” terangnya.
Begitu juga jalan Nasional Bireun – Takengon, utamanya jembatan teupin mane sudah ready dilewati, namun dijalan tersebut masih ada jembatan yang putus belum bisa dilewati oleh kenderaan, jelasnya.
Salah seorang warga penjual cabe keluar daerah Zul warga Tuyang menyatakan dirinya terpaksa mengangkat cabe saban hari dari Buntul Kemumu hingga harus dipanggul ke Kampung Kamp / Kampung Seni Antara , disana baru ada toke yang menunggu dari Aceh Utara, keluhnya.
Dia, berharap kepada pemerintah daerah untuk segera memperbaiki jalan ini, sehingga Bener Meriah tidak terisolir lagi,
” jika benar hari Rabu, 17/12 jalan ini sudah tembus, kami siap dan sabar menunggu, kendatipun harus dilakukan buka tutup, sehingga daerah itu cepat siap ” pungkasnya. ( ***)
