Photo ilustrasi Rusaknya Mesin Kenderaan Akibat Minyak Oplosan,
Takengon | Investigator. news – Penjualan Minyak Bahan Bakar ( BBM) atau mintak oplosan telah merusak mesin mesin kendaraan, Khusunya yang digunakan jual oleh pedagang dadakan di masa bencana.
” Kami minta kepada pihak lembaga Perlindungan konsumen dan para pihak APH harus segera bertindak demi keyamanan pengguna kendaraan yang berbahan bakar minyak, baik solar, pertalite maupun pertamax” Demikian disampaikan oleh Ketua GMNI Aceh Tengah, Saparuda, IB,melalui press rilisnya yang disampaikan ke media, Jum’at ( 26/12/2025).
Dikatakannya, sungguh tidak memiliki etika dan moral, bagi orang yang menjual minyak oplosan di tengah- tengah situasi bencana yang melanda daerah kita.
Disebutkannya, masyarakat tidak mau bertanya, apakah minyak yang dijual oleh para pengencer itu murni atau oplosan, tetapi setelah mereka isi, kok mesinnya tidak mau bunyi, nah saat diperiksa ternyata minyak nya telah bercampur, terang Ketua DPC GMNI Aceh Tengah itu.
Karenanya, kami mendesak pihak Lembaga Perlindungan Konsumen dan APH segera bertindak, agar masyarakat tidak dirugikan,
” Bila ini tidak dilakukan maka sah- dah saja kami menduga ada kelompok yang bermain dalam hal ini, sebut Saparuda.
” Tinggal masyarakat lah yang menilai, kok sudah beberapa minggu ini, pihak mereka tidak mengawasi mereka yang berjualan BBM di encer secara dadakan dipersimpagan jalan, ada apa, apakah harus ada terlebih dahulu laporan, jelasnya. (***)
