Di Tengah Lumpuhnya Aceh Tengah Pasca Bencana, Kadis Kominfo Tempuh Medan Longsor Demi Hadirkan Komunikasi Dimasa Darurat

Aceh Tengah- investigatornews.id-Puluhan wartawan dari berbagai media di Aceh Tengah menggelar diskusi dan silaturahmi bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Aceh Tengah, Mustafa Kamal, membahas kondisi penanganan pasca bencana yang melanda wilayah tersebut serta daerah lain di Aceh.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh refleksi itu, Mustafa Kamal mengungkapkan situasi kritis yang terjadi pada hari-hari awal pasca bencana. Ia menyebutkan bahwa saat itu seluruh jaringan komunikasi terputus, listrik padam, dan hampir seluruh aktivitas pemerintahan mengalami kelumpuhan total.

“Saat itu semua panik. Pemerintahan hampir lumpuh tanpa komunikasi. Warga juga panik karena tidak ada akses informasi,” ujar Mustafa.

Situasi semakin genting ketika Bupati Aceh Tengah berupaya menghubungi pemerintah pusat untuk menyampaikan kondisi darurat yang sedang terjadi. Namun, seluruh jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana tidak berfungsi.

Melihat kondisi tersebut, Mustafa Kamal bersama timnya mengambil inisiatif berani untuk mencari perangkat komunikasi Starlink demi memulihkan konektivitas daerah.

“Meskipun kami tahu akses jalan masih rawan longsor, dan medan sangat berbahaya, kami tetap berusaha. Harapan Pak Bupati saat itu hanya satu: pemerintah pusat harus segera mengetahui kondisi Aceh Tengah,” jelasnya.

Perjuangan itu tidak mudah. Lokasi Starlink berada di daerah yang aksesnya terputus dan penuh risiko. Namun berkat kegigihan dan kerja keras, perangkat tersebut akhirnya berhasil diperoleh dan difungsikan.

Keberhasilan menghadirkan jaringan komunikasi itu menjadi titik balik penting. Bupati Aceh Tengah akhirnya dapat berkomunikasi langsung dengan pemerintah pusat, melaporkan kondisi bencana, kebutuhan darurat, serta perkembangan penanganan di lapangan.

Diskusi bersama para wartawan tersebut menjadi momentum refleksi tentang pentingnya ketangguhan sistem komunikasi dalam menghadapi bencana. Para jurnalis memberikan apresiasi atas langkah cepat dan keberanian jajaran Kominfo Aceh Tengah yang dinilai telah berperan besar menyelamatkan jalannya roda pemerintahan dan penanganan krisis.

“Pengalaman itu sangat mengharukan dan luar biasa. Ini bukan hanya tentang teknologi, tapi tentang keberanian dan tanggung jawab untuk Daerah,” tutup Mustafa.

Pertemuan ini diharapkan menjadi penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, cepat, dan berimbang kepada publik, terutama di tengah situasi darurat kebencanaan.(***)