Aceh Tengah- investigatornews.id-Di tengah duka pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) DPC Aceh Tengah menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama rekan seprofesi yang terdampak bencana. Aksi solidaritas bertajuk “Wartawan Peduli Sesama” ini menjadi bukti bahwa empati dan kemanusiaan tetap hidup di kalangan insan pers.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 11.45 WIB, bertempat di Kantor ASWIN DPC Aceh Tengah, Jalan Soekarno Hatta, Kampung Mongal, Kecamatan Bebesen. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris ASWIN DPC Aceh Tengah, Riga Irawan Toni, kepada para wartawan anggota ASWIN yang terdampak bencana.
Bantuan yang disalurkan berupa paket logistik kebutuhan pokok, antara lain beras, gula, sarden, dan bahan pangan lainnya. Sumber bantuan berasal dari kolaborasi bantuan pemerintah, dermawan, serta solidaritas internal wartawan, sebagai wujud gotong royong sesama profesi di masa sulit.
“Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi bentuk kepedulian dan ikatan batin sesama wartawan. Ketika rekan kita tertimpa musibah, kita tidak boleh berpaling. Kita hadir, mendengar, dan menguatkan,” ujar Riga Irawan Toni.
Selain bantuan logistik, ASWIN DPC Aceh Tengah juga memberikan dukungan psikososial bagi para jurnalis dan keluarga mereka. Dukungan moril ini diharapkan mampu membantu para korban bangkit dari trauma dan tekanan psikologis pascabencana.
Lebih lanjut, Riga menyampaikan bahwa ASWIN ke depan akan mendorong pembentukan Aliansi Pers Kawal Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, sebuah inisiatif kolektif insan pers untuk tidak hanya membantu korban, tetapi juga mengawal transparansi dan akuntabilitas proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Kita ingin wartawan tidak hanya menjadi korban atau peliput, tetapi juga menjadi pengawal kepentingan publik dalam proses pemulihan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua ASWIN DPC Aceh Tengah, Bayu Reslita, menegaskan bahwa solidaritas ini merupakan bagian dari etika dan nilai luhur jurnalistik.
“Dalam dunia jurnalistik, kepedulian terhadap sesama profesi adalah fondasi moral. Di saat bencana melanda, empati dan kebersamaan menjadi kekuatan utama untuk bertahan dan bangkit,” ungkap Bayu.
Aksi kemanusiaan ASWIN Aceh Tengah ini menjadi pengingat bahwa wartawan bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial, terutama di tengah krisis dan penderitaan bersama.(***)
